Moderasi beragama merupakan nilai fundamental yang perlu ditanamkan sejak dini sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat yang harmonis di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pembiasaan nilai moderasi beragama pada anak usia dini di lingkungan Raudlatul Atfhal (RA). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus di tiga RA di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru dan orang tua, serta studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembiasaan nilai moderasi beragama dilaksanakan melalui empat pendekatan utama: (1) pembiasaan berbasis rutinitas harian yang terintegrasi nilai toleransi dan wasathiyyah; (2) pendekatan bermain peran dan bercerita dengan konten multikultural; (3) keteladanan guru sebagai model nilai moderat; dan (4) kolaborasi keluarga dan sekolahh dalam penguatan nilai. Temuan kunci menunjukkan bahwa pembiasaan yang dilakukan seecara konsisten, menyenangkan, dan kontekstual terbutkti disposisi moderat pada anak usia 4-6 tahun. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengembangan model "Pembiasaan Terintegrasi Modera (PTM)" yang menyinergikan pendekatan pedagogis Islam dengan psikologi perkembangan anak. Implikasi penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan kurikulum RA berbasis moderasi beragama.
Copyrights © 2026