Penggunaan tanaman obat lokal sebagai alternatif pengobatan untuk kesehatan reproduksi memiliki potensi yang besar, namun pemanfaatannya masih terbatas di masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk merevitalisasi penggunaan pengobatan tradisional melalui pelatihan pemanfaatan tanaman obat lokal dalam konteks kesehatan reproduksi modern. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah ceramah interaktif dan video edukasi yang melibatkan 25 peserta dari Kelompok Wanita Melatam Fatimah Azzahra. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 61,50%, dengan kategori identifikasi tanaman obat mencapai peningkatan tertinggi sebesar 81,30%. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta mengenai manfaat, pengolahan, dan penggunaan tanaman obat lokal dengan aman. Program ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat dalam memanfaatkan kearifan lokal untuk meningkatkan kesehatan reproduksi dengan cara yang lebih terjangkau dan aman.
Copyrights © 2025