ABSTRACT This study is motivated by the low level of students’ learning discipline, as reflected in delays in submitting assignments, lack of focus during lessons, and low academic responsibility influenced by peer environments. The study aims to analyze the effect of group counseling services on improving students’ learning discipline at SMAN 5 Mataram in the 2024/2025 academic year. The research employed a quantitative approach with a one-group pretest-posttest design. The sample consisted of 10 students selected purposively based on their low level of learning discipline. Data were collected using a questionnaire and analyzed using a paired sample t-test after the prerequisite tests were fulfilled. The results showed that the value of tₕᵢₜᵤₙg = 7.138 was greater than tₜₐᵦₗₑ = 2.262 at a 5% significance level, indicating a significant difference between the pretest and posttest scores. These findings confirm that group counseling is effective in improving students’ learning discipline through the utilization of group dynamics. Therefore, group counseling can be considered a relevant intervention strategy to develop students’ disciplined behavior and academic responsibility more optimally. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kedisiplinan belajar siswa yang tercermin dari keterlambatan pengumpulan tugas, kurangnya fokus saat pembelajaran, serta rendahnya tanggung jawab akademik yang dipengaruhi oleh lingkungan teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh layanan konseling kelompok terhadap peningkatan kedisiplinan belajar siswa di SMAN 5 Mataram tahun pelajaran 2024/2025. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 10 siswa yang dipilih secara purposive berdasarkan kategori kedisiplinan belajar rendah. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket, sedangkan analisis data menggunakan paired sample t-test setelah uji prasyarat terpenuhi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai thitung = 7,138 lebih besar daripada ttabel = 2,262 pada taraf signifikansi 5%, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah perlakuan. Temuan ini menegaskan bahwa layanan konseling kelompok efektif dalam meningkatkan kedisiplinan belajar siswa melalui pemanfaatan dinamika kelompok. Dengan demikian, konseling kelompok dapat dijadikan sebagai strategi intervensi yang relevan untuk mengembangkan perilaku disiplin dan tanggung jawab belajar siswa secara lebih optimal.
Copyrights © 2025