Transformasi industri 4.0 menuntut dunia pendidikan untuk menciptakan sumber daya manusia yang literat. Hasil PIRLS 2022 menunjukkan rendahnya tingkat literasi Indonesia. Pemerintah memulai upaya adaptasi dengan menyiapkan program pendidikan Gerakan Literasi Nasional (GLN) yang menuntut adanya buku bacaan anak (sastra anak) sebagai sumber literasi yang berkualitas di sekolah. Citra diri positif dalam sebuah teks perlu dikembangkan agar mampu membentuk karakter yang baik dalam diri pembaca. Penelitian ini bertujuan merepresentasikan citra diri dalam cerita pendek “Kalah oleh Si Cerdik” karya Atisah tahun 2017 sebagai sumber literasi di Sekolah Dasar. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi dokumen. Analisis data dilakukan dengan analisis konten yang mengacu pada enam langkah. Sumber data berupa cerita pendek “Kalah oleh Si Cerdik”. Peneliti bertindak sebagai instrumen utama dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan adanya 12 aspek citra diri positif, seperti disiplin, kerja keras, kreatif, demokratis, komunikatif, cinta damai, dan peduli sosial. Selain itu, ditemukan pula 10 citra diri negatif, seperti egois, pesimis, tidak sabar, dan percaya takhayul. Secara teoretis, penelitian ini memberikan kontribusi pada kajian sastra anak, khususnya mengenai representasi citra diri dalam cerita pendek sebagai sumber literasi di tingkat Sekolah Dasar.
Copyrights © 2026