Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan dan efektivitas penggunaan game Maze Chase dalam meningkatkan aspek kognitif siswa kelas V pada pembelajaran IPA khususnya materi sistem pencernaan manusia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental melalui model one group pretest-posttest. Subjek penelitian berjumlah 22 siswa kelas V MI Nagarakasih 1 Kota Tasikmalaya. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan tes kognitif pilihan ganda yang disusun berdasarkan taksonomi Bloom (C1–C4). Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif, uji N-Gain, dan uji t (paired sample test) dengan bantuan SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dari 56,82 pada pretest menjadi 83,41 pada posttest. Persentase ketuntasan belajar meningkat dari 36,4% menjadi 81,8%. Nilai N-Gain sebesar 0,65 termasuk kategori sedang–tinggi. Hasil uji t menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara hasil pretest dan posttest. Dengan demikian, penggunaan game Maze Chase efektif dalam meningkatkan aspek kognitif siswa pada pembelajaran IPA materi sistem pencernaan manusia
Copyrights © 2026