POTENSI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi dan Bisnis
Vol. 2 No. 1: Maret 2026

Program Waste to Value: Pemberdayaan Masyarakat Desa Pungging Melalui Produksi Lilin Aromaterapi Dari Minyak Jelantah

Jazilah, Khoirul (Unknown)
Resti Fridiana, Indira (Unknown)
Alfiyah, Alfiyah (Unknown)
Wiji Astutik, Riyani (Unknown)
Rafinda Alfredo, Muchammad (Unknown)
Istiqomah (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Mar 2026

Abstract

Waste cooking oil from household activities is one of the sources of environmental pollution when not properly managed. In Pungging Village, used cooking oil is generally discarded or sold at very low prices, resulting in minimal economic value for the community. This community service program aims to improve community knowledge and skills in utilizing used cooking oil to produce aromatherapy candles with economic value through the Asset-Based Community Development (ABCD) approach. The implementation method consisted of four stages: discovery, dream, design, and destiny, focusing on identifying local potentials, program planning, practical training, and production assistance. The program involved 17 participants consisting of housewives and micro-enterprise actors. The evaluation results showed an increase in participants’ understanding by approximately 30–40% based on the pre-test and post-test results. Furthermore, participants were able to independently produce aromatherapy candles with an estimated production cost of around IDR 4,000–5,000 per unit and a potential selling price ranging from IDR 8,000 to IDR 15,000 per unit. This program not only improved community skills but also generated economic added value and contributed to reducing household used cooking oil waste. However, the sustainability of the program still requires strengthening institutional support and marketing access to ensure systematic and long-term development.Permasalahan limbah minyak jelantah rumah tangga menjadi salah satu sumber pencemaran lingkungan apabila tidak dikelola secara tepat. Di Desa Pungging, minyak jelantah umumnya dibuang atau dijual dengan harga rendah sehingga belum memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan minyak jelantah menjadi produk lilin aromaterapi yang bernilai ekonomis melalui pendekatan Asset Based Community Development (ABCD). Metode pelaksanaan meliputi tahapan discovery, dream, design, dan destiny yang difokuskan pada identifikasi potensi lokal, perancangan program, pelatihan praktik, serta pendampingan produksi. Kegiatan diikuti oleh 17 peserta yang terdiri dari ibu rumah tangga dan pelaku UMKM. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta sebesar 30–40% berdasarkan hasil pre-test dan post-test. Selain itu, peserta mampu memproduksi lilin aromaterapi secara mandiri dengan estimasi biaya produksi sekitar Rp4.000–Rp5.000 per unit dan potensi harga jual Rp8.000–Rp15.000 per unit. Program ini tidak hanya meningkatkan keterampilan masyarakat, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi serta berkontribusi terhadap pengurangan limbah minyak jelantah di lingkungan rumah tangga. Meskipun demikian, keberlanjutan program masih memerlukan penguatan pada aspek kelembagaan usaha dan akses pemasaran agar dapat berkembang secara lebih sistematis dan berkelanjutan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

potensiabdimas

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance Social Sciences Other

Description

POTENSI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi & Bisnis adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur, yang memfokuskan pada publikasi hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di bidang ekonomi dan bisnis. Jurnal ini menjadi wadah bagi para ...