Pendidikan Moral merupakan nilai estetik, nilai baik dan buruk, benar serta salah tentang perbuatan atau sikap dan ahlak yang mulia. Anak Usia Dini merupakan sosok individu yang sedang menyiapkan masa perkembangan sampai dengan usia 0-8 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Peran Pendidikan Moral dan Kecerdasan Emosional Anak di Taman Kanak-Kanak. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (Field research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif yang disajikan dalam bentuk deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui abservasi, wawancara, dokumentasi. Sedangkan Teknik analisis data yang digunakan pada analisis data kualitatif adalah reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Teknik tersebut digunakan untuk penulisan hasil penelitian dan mempermudah memahami deskriftif yang disajikan dalam penelitian. Hasil penelitian menemukan bahwa pendidikan moral anak Taman Kanak-Kanak belum maksimal dan anak belum mengerti tentang pendidikan moral, anak belum bisa berinteraksi dengan baik masih sesuka hatinya. Dengan pendidikan moral diharapkan anak menjadi pribadi yang lebih baik. Kecersdasan emosional anak di Taman Kanak-Kanak menujukkan anak belum mampu mengontrol emosinya anak masih bertindak kasar pada teman sebaya dan belum mengerti tentang kasih sayang sesama temannya, yang dilakukan oleh guru dalam meningkatkan kecerdasan emosional adalah dengan kegiatan rutin, sepontan, teladan, dan kegiatan yang direncanakan. Tidak hanya dengan empat kegiatan pendidikan langsung, identifikasi dan juga diharapkan biasa meningkatkan pendidikan moral dan emosional di Taman Kanak-Kanak. Seseorang dikatakan memiliki kecerdasan emosi yang tinggi apabila ia secara sosial mantap, mudah bergaul dan jenaka, tidak mudah takut atau gelisah, mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan.
Copyrights © 2025