Farah Putri
STAI SYEKH JANGKUNG

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penanaman Nilai-nilai Agama dan Moral pada Anak Usia Dini Farah Putri; Ratih Hidayanti; isna maylani
Liberi Vol. 1 No. 01 (2022): Jurnal Liberi: Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : STAI Syekh Jangkung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usia Anak Usia Dini adalah saat yang paling baik bagi guru Pendidikan Anak Usia Dini untuk meletakkan dasar dasar pendidikan moral dan keagamaan kepada terhadap. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel menggunakan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian dalam artikel ini adalah berbagai cara agar dapat membimbing anak usia dini yaitu dengan diberikannya landasan pendidikan moral dan agama kepada anak pendidikan anak usia dini, maka seorang anak pendidikan anak usia dini dapat belajar membedakan perilaku yang baik dan buruk, benar dan salah, serta terbiasa menjalankan ajaran agama sesuai dengan tingkat pertumbuhan dan perkembangannya 
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENCUCI TANGAN ANAK MELALUI METODE DEMONSTRASI PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK IT KHADIJAH TAHUN AJARAN 2022/2023 Farah Putri; Setyowati Setyowati
Liberi Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Liberi: Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : STAI Syekh Jangkung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63915/z6236f50

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi peserta didik di TK IT Khadijah Kecamatan Jakenan Kabupaten Pati tentang kurangnya kemampuan anak dalam mencuci tangan. Untuk mengatasi masalah tersebut diadakan penelitian tentang Peningkatan Kemampuan Mencuci tangan dengan Metode Demonstrasi pada Anak Usia 5-6 tahun di TK IT Khadijah Kecamatan Jakenan Kabupaten Pati tahun pelajaran 2022/2023. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan mencuci tangan anak kelompok B, TK IT Khadijah Kecamatan Jakenan Kabupaten Pati tahun pelajaran 2022/2023 setelah melakukan kegiatan mencuci tangan dengan metode demonstrasi. Simulasi perbaikan pembelajaran yang akan dilakukan oleh peneliti sebagai berikut: kegiatan dilakukan sesuai dengan RPPH dan tema yang sedang berjalan, kegiatan yang dilakukan dengan praktik mencuci tangan dengan metode demonstrasi, media yang digunakan sangat menarik dan sesuai dengan karakteristik anak usia 5-6 tahun, guru memberikan penjelasan dan contoh praktik cuci tangan dengan metode yang menarik sehingga mudah untuk difahami oleh peserta didik. Kata kunci: Mencuci tangan, metode demonstrasi Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi peserta didik di TK IT Khadijah Kecamatan Jakenan Kabupaten Pati tentang kurangnya kemampuan anak dalam mencuci tangan. Untuk mengatasi masalah tersebut diadakan penelitian tentang Peningkatan Kemampuan Mencuci tangan dengan Metode Demonstrasi pada Anak Usia 5-6 tahun di TK IT Khadijah Kecamatan Jakenan Kabupaten Pati tahun pelajaran 2022/2023. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan mencuci tangan anak kelompok B, TK IT Khadijah Kecamatan Jakenan Kabupaten Pati tahun pelajaran 2022/2023 setelah melakukan kegiatan mencuci tangan dengan metode demonstrasi. Simulasi perbaikan pembelajaran yang akan dilakukan oleh peneliti sebagai berikut: kegiatan dilakukan sesuai dengan RPPH dan tema yang sedang berjalan, kegiatan yang dilakukan dengan praktik mencuci tangan dengan metode demonstrasi, media yang digunakan sangat menarik dan sesuai dengan karakteristik anak usia 5-6 tahun, guru memberikan penjelasan dan contoh praktik cuci tangan dengan metode yang menarik sehingga mudah untuk difahami oleh peserta didik. Kata kunci: Mencuci tangan, metode demonstrasi Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi peserta didik di TK IT Khadijah Kecamatan Jakenan Kabupaten Pati tentang kurangnya kemampuan anak dalam mencuci tangan. Untuk mengatasi masalah tersebut diadakan penelitian tentang Peningkatan Kemampuan Mencuci tangan dengan Metode Demonstrasi pada Anak Usia 5-6 tahun di TK IT Khadijah Kecamatan Jakenan Kabupaten Pati tahun pelajaran 2022/2023. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan mencuci tangan anak kelompok B, TK IT Khadijah Kecamatan Jakenan Kabupaten Pati tahun pelajaran 2022/2023 setelah melakukan kegiatan mencuci tangan dengan metode demonstrasi. Simulasi perbaikan pembelajaran yang akan dilakukan oleh peneliti sebagai berikut: kegiatan dilakukan sesuai dengan RPPH dan tema yang sedang berjalan, kegiatan yang dilakukan dengan praktik mencuci tangan dengan metode demonstrasi, media yang digunakan sangat menarik dan sesuai dengan karakteristik anak usia 5-6 tahun, guru memberikan penjelasan dan contoh praktik cuci tangan dengan metode yang menarik sehingga mudah untuk difahami oleh peserta didik.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBAHASA ANAK KELOMPOK A MELALUI KEGIATAN DIGITAL CLASS DI RA NDHOLO KUSUMO TLOGOSARI TLOGOWUNGU KABUPATEN PATI TAHUN PELAJARAN 2022/2023 Farah Putri; Tatik Nur aslamah
Liberi Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Liberi: Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : STAI Syekh Jangkung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilator belakangi oleh kondisi Peserta RA Ndholo Kusumo Tlogosari Kecamatan Kecamatan Tlogowungu Kabupaten Pati yang belum maksimal dalam kemampuan perkembangan bahasa. Mengatasi masalah tersebut diadakan penelitian tentang peningkatan kemampuan berbahasa anak kelompok A melalui kegiatan Digital Class di RA Ndholo Kusumo Tlogosari Tlogowungu Kabupaten Pati Tahun Pelajaran 2022/2023. Tujuan penelitian ini adalah untuk peningkatan kemampuan berbahasa anak kelompok A melalui kegiatan Digital Class di RA Ndholo Kusumo Tlogosari Tlogowungu Kabupaten Pati Tahun Pelajaran 2022/2023. Metode dalam penelitian ini adalam Penelitian Tindakan Kelas. Adapun hasilya adalah sebagai berikut: Kemampuan berbahasa anak di RA Ndholo Kusumo yang telah dilaksanakan sebanyak tiga siklus dengan dua tindakan persiklusnya. Indikator kemampuan berbahasa meliputi menyimak, berbicara, membaca dan menulis menunjukan peningkatan pada setiap siklus. Hasil Pra siklus kategori Muncul sebesar 26 %, Silus I kategori Muncul sebesar 33 %, pada Siklus II kategori Muncul sebesar 40% dan menunjukan peningkatan yang signifikan pada Siklus III sebanyak 80%.
Pendidikan moral dan kecerdasan emosional anak di  taman kanak-kanak Farah Putri; Sujiati
Liberi Vol. 4 No. 2 (2025): LIberi Jurnal: Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : STAI Syekh Jangkung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63915/sq46dy68

Abstract

         Pendidikan Moral merupakan nilai estetik, nilai baik dan buruk, benar serta salah tentang perbuatan atau sikap dan ahlak yang mulia. Anak Usia Dini merupakan sosok individu yang sedang menyiapkan masa perkembangan sampai dengan usia 0-8 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Peran Pendidikan Moral dan Kecerdasan Emosional Anak di Taman Kanak-Kanak. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (Field research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif yang disajikan dalam bentuk deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui abservasi, wawancara, dokumentasi. Sedangkan Teknik analisis data yang digunakan pada analisis data kualitatif adalah reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Teknik tersebut digunakan untuk penulisan hasil penelitian dan mempermudah memahami deskriftif yang disajikan dalam penelitian. Hasil penelitian menemukan bahwa pendidikan moral anak Taman Kanak-Kanak belum maksimal dan anak belum mengerti tentang pendidikan moral, anak belum bisa berinteraksi dengan baik masih sesuka hatinya.  Dengan pendidikan moral diharapkan anak menjadi pribadi yang lebih baik. Kecersdasan emosional anak di Taman Kanak-Kanak menujukkan anak belum mampu mengontrol emosinya anak masih bertindak kasar pada teman sebaya dan belum mengerti tentang kasih sayang sesama temannya, yang dilakukan oleh guru dalam meningkatkan kecerdasan emosional adalah dengan kegiatan rutin, sepontan, teladan, dan kegiatan yang direncanakan. Tidak hanya dengan empat kegiatan pendidikan langsung, identifikasi dan juga diharapkan biasa meningkatkan pendidikan moral dan emosional di Taman Kanak-Kanak. Seseorang dikatakan memiliki kecerdasan emosi yang tinggi apabila ia secara sosial mantap, mudah bergaul dan jenaka, tidak mudah takut atau gelisah, mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan.