ABSTRAKProgram pengabdian masyarakat ini, yang berjudul “Menavigasi Peran Orang Tua di Era Digital: Strategi Pendidikan untuk Mencegah Perilaku Buruk Remaja,” merupakan inisiatif strategis yang dirancang untuk mengatasi dampak kondisi sosial-ekonomi dan literasi digital terhadap peran orang tua di komunitas pedesaan Dusun Nganti. Program ini menyediakan lokakarya terstruktur, modul pelatihan interaktif, dan kegiatan keterlibatan masyarakat bagi 52 peserta, yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi orang tua dalam bidang-bidang seperti kesadaran akan risiko digital, pengaturan emosi, dan komunikasi reflektif. Evaluasi dengan metode campuran—yang mencakup tes pra dan pasca, observasi, serta umpan balik peserta—mengonfirmasi peningkatan signifikan dalam kepercayaan diri orang tua untuk membimbing pengalaman digital anak-anak mereka secara efektif, dengan ukuran efek yang substansial teramati pada 15 indikator. Inisiatif ini juga menekankan empati, kolaborasi dengan komunitas, dan relevansi budaya sebagai strategi pedagogis inti. Tindakan lanjutan—seperti kelompok dukungan sesama dan bimbingan—dirancang untuk mendorong perubahan perilaku jangka panjang. Temuan ini menegaskan kelayakan program sebagai model yang dapat direplikasi untuk menumbuhkan ketahanan keluarga dan melindungi remaja di lingkungan pedesaan yang sedang mengalami transformasi digital.Kata kunci: Pengasuhan Digital; Masyarakat Pedesaan; Pendidikan Pengasuhan; Pencegahan Perilaku Menyimpang Remaja; Literasi Digital. ABSTRACT This community service program, named “Navigating Parenting in the Digital Era: Educational Strategies to Prevent Youth Misconduct” is a strategic response to prioritize parenting in bamdenging in Dusun Nganti rural communities jurisdiction effects of socio-economic conditions and digital literacy. The program offered 52 participants organized workshops, interactive training modules, and community engagement activities that improved parental competencies in areas such as digital risk awareness, emotional regulation, and reflective communication. Recognizing significant effect sizes across 15 indicators, a mixed-methods evaluation that included pre- and post-tests as well as observations and participant feedback confirmed significant increases in confidence following participation of parents in more effectively guiding their children’s digital age experiences. The initiative also highlighted empathy, collaboration with community and cultural relevance as core strategies in pedagogy. Follow up actions — for example, peer support groups and mentoring — are intended to promote long-term behavioral change. The findings underpin the viability of the program as a replicable model to foster family resilience and protect youth in digitally transformative rural environments.Keywords: Digital Parenting; Rural Community; Parenting Education; Youth Misconduct Prevention; Digital Literacy.
Copyrights © 2026