Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep moderasi beragama dalam pandangan Muhammadiyah dan perannya mengembangkan konsep tersebut. Menggunakan metode kualitatif berbasis studi pustaka, data diperoleh dari sumber primer dan sekunder seperti buku, dokumen, dan jurnal ilmiah. Validitas data diuji melalui triangulasi teknik, sumber, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan Muhammadiyah memandang moderasi beragama sebagai sikap tengah antara dua ekstrem, bersifat adil dan seimbang. Ini tercermin dalam sikap washatiyyah, toleran, terbuka, dan cinta damai. Muhammadiyah mengartikan konsep moderat dalam tiga dimensi: 1) wasatha sebagai sesuatu yang sangat baik, setara dengan khair, diumpamakan oase di gurun oleh Imam Al-Qurthubi; 2) wasatha sebagai sikap tidak ekstrem dalam ibadah dan muamalah; 3) wasath sebagai perilaku sesuai ilmu dan hukum, mewujudkan sikap adil yang menempatkan segala sesuatu pada proporsinya.
Copyrights © 2026