Pengadaan pekerjaan konstruksi jalan memegang peranan strategis dalam mendukung pembangunan infrastruktur daerah serta menjamin pemanfaatan anggaran publik yang efektif dan akuntabel. Proses pengadaan tidak hanya ditentukan oleh nilai penawaran terendah, tetapi juga oleh kelayakan kualifikasi dan kesiapan teknis penyedia jasa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis evaluasi kualifikasi dan penawaran teknis pada pengadaan pekerjaan konstruksi jalan berbasis Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) di Kabupaten Toraja Utara dan Kabupaten Tana Toraja Tahun Anggaran 2025. Data yang digunakan berupa dokumen hasil evaluasi pengadaan terhadap 83 peserta tender, yang dianalisis menggunakan analisis deskriptif, uji Chi-Square, dan analisis proporsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kelulusan kualifikasi peserta tender tergolong sangat tinggi, sedangkan kelulusan pada tahap evaluasi teknis relatif lebih rendah dan bervariasi antar lokasi. Uji Chi-Square menunjukkan bahwa faktor peralatan dan Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK) memiliki hubungan signifikan terhadap kelulusan evaluasi teknis, sedangkan faktor personil manajerial tidak konsisten. Analisis proporsi menunjukkan perbedaan signifikan tingkat kelulusan evaluasi teknis antar lokasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa seluruh faktor teknis memiliki peran yang sama penting dalam sistem evaluasi gugur, sehingga ketidaksesuaian pada salah satu aspek teknis akan menyebabkan penawaran tidak lolos serta mempengaruhi tingkat persaingan dan nilai pengadaan konstruksi jalan.
Copyrights © 2026