Batu sungai ialah batu alami yang ditemukan di dasar atau sepanjang aliran sungai dengan berbagai ukuran, dari kerikil hingga bongkahan besar. Karena ketahanan dan dayanya, batu Sungai sering dimanfaatkan dalam konstruksi, termasuk beton dan perkerasan jalan. Seiring meningkatnya kebutuhan transportasi darat, beban pada struktur perkerasan jalan juga bertambah. Di sekitar Sungai Lajjoro, Kecamatan Palakka, Kabupaten Bone, terdapat banyak batu Sungai yang dimanfaatkan masyarakat sebagai pondasi rumah, namun potensinya sebagai bahan campuran aspal beraspal AC-BC juga diteliti. Studi ini bertujuan untuk memastikan bahwa batu sungai tersebut telah mencukupi Standar Pedoman yang diterbitkan oleh Direktorat Jendral Bina Marga Tahun 2018 untuk campuran aspal Laston AC-BC pada Devisi 6.Pengujian dilaksanakan dengan metode Marshall Konvensional dan Marshall Immersion di Laboratorium Aspal. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa kelima karakteristik dari campuran yang digunakan, seperti stabilitas, VFB, VMA, flow, dan VIM telah menuuhi persyaratan pada kadar aspal 5,0% hingga 7,0%. kadar aspal optimum diperoleh dari rekap hasil perhitungan nilai stabillitas tertinggi 1907,85 kg yaitu pada 6,5%, dengan hasil stabilitas Marshall Sisa (SMS) sebesar 92,70%, menunjukkan jika batu sungai dari Sungai Lajjoro layak dimanfaatkan dalam campuran AC-BC.
Copyrights © 2026