Jahe (Zingiber officinale Rosc.) merupakan komoditas rempah yang banyak diolah menjadi minuman instan berbentuk serbuk melalui proses kristalisasi gula untuk meningkatkan kepraktisan dan umur simpan. Bertujuan untuk meninjau proses kristalisasi pada pembuatan bubuk jahe serta pengaruhnya terhadap karakteristik produk. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai jurnal yang membahas peran dekantasi pati, suhu pemanasan, konsentrasi dan jenis gula, serta penambahan penstabil terhadap keberhasilan kristalisasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa dekantasi pati berperan penting dalam mendukung pembentukan kristal sukrosa. Suhu dan konsentrasi gula memengaruhi ukuran kristal, porositas, dan higroskopisitas serbuk jahe. Sukrosa berfungsi sebagai matriks pembentuk kristal sekaligus pengikat senyawa aktif jahe, sementara penstabil membantu menjaga kestabilan sistem kristalisasi. Pengendalian proses kristalisasi secara tepat diperlukan untuk menghasilkan bubuk jahe instan yang stabil, mudah larut, dan bermutu baik.
Copyrights © 2026