Kenakalan remaja merupakan isu sosial krusial yang sering kali berakar dari krisis identitas dan melemahnya ikatan sosial pada masa transisi menuju kedewasaan. Pengabdian masyarakat ini berfokus pada sosialisasi kenakalan remaja guna meningkatkan kesadaran kritis siswa di SMP Salsabila Integrative School Ciseuruh Purwakarta. Masalah utama yang diidentifikasi adalah perlunya penguatan pemahaman siswa terhadap norma dan nilai sosial untuk membentengi mereka dari perilaku berisiko seperti tawuran dan pergaulan bebas. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas program sosialisasi partisipatif dalam mengubah persepsi siswa terhadap dampak negatif kenakalan remaja. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang melibatkan siswa secara aktif melalui seminar edukatif, permainan peran, serta penggunaan media visual berbasis proyektor. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan kesadaran siswa secara signifikan terhadap konsekuensi perilaku berisiko di lingkungan sekolah dan masyarakat. Partisipasi aktif dalam kegiatan ini terbukti efektif dalam membangun keterampilan sosial dan memperkuat landasan moral siswa untuk menolak tindakan menyimpang. Selain itu, kegiatan ini memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa dalam menerapkan strategi pedagogis di lapangan. Kesimpulan dari pengabdian ini menegaskan bahwa sosialisasi dengan metode partisipatif merupakan strategi preventif yang efektif dalam menekan angka kenakalan remaja di sekolah. Melalui penguatan nilai-nilai luhur, siswa didorong untuk mengaplikasikan pergaulan yang sehat demi terciptanya transformasi sosial yang positif dan berkelanjutan di lingkungan pendidikan madrasah.
Copyrights © 2026