Mencapai nilai perusahaan yang maksimal ialah tujuan utamadari organisasi bisnis. Peningkatan nilai perusahaan iniseringkali tidak diimbangi dengan pengelolaan lingkunganyang baik. Akibatnya terjadi kerusakan lingkungan karenaminimnya kepatuhan perusahaan terhadap tanggung jawablingkungan yang akan memperburuk pandangan perusahaan di mata masyarakat dan investor. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis dan membuktikan bahwapengungkapan akuntansi lingkungan, kepemilikaninstitusional, dan Corporate Social Responsibilityberpengaruh terhadap nilai perusahaan dimoderasi olehkinerja keuangan. Penelitian ini menggunakan pendekatankuantitatif dengan mengumpulkan data sekunder. Populasipada penelitian ini adalah perusahaan sektor pertambanganyang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2019sampai 2022. Teknik pengambilan sampel pada penelitian inimenggunakan purposive sampling sehingga diperoleh 8sampel dari 80 perusahaan dan data penelitian sebanyak 32data. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisisregresi linear berganda dan Moderated Analysis Regression(MRA) dengan aplikasi SPSS versi 26. Hasil dari penelitianini menunjukkan bahwa pengungkapan akuntansi lingkungankemudian kepemilikan institusional juga memiliki pengaruhterhadap nilai perusahaan sedangkan corporate socialresponsibility tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan.Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa kinerjakeuangan tidak mampu memoderasi pengaruh pengungkapanakuntansi lingkungan, kepemilikan institusional, dancorporate social responsibility terhadap nilai perusahaan.
Copyrights © 2026