Kerentanan sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah penyangga kawasan industri dan pelabuhan seperti Kecamatan Bakauheni kerap luput dari pemantauan dini akibat tidak tersedianya sistem monitoring yang terintegrasi. Kondisi ini menyebabkan respons terhadap permasalahan sosial dan ekonomi bersifat reaktif dan tidak tepat sasaran. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan mengembangkan serta mengimplementasikan sistem early warning berbasis data untuk memantau indikator kerentanan sosial dan ekonomi masyarakat di Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan. Metode yang digunakan adalah pendekatan Research and Development (R&D) yang dipadukan dengan pendekatan partisipatif berbasis kebutuhan masyarakat, mencakup tahap analisis kebutuhan, perancangan dan pengembangan sistem (prototyping iteratif), implementasi, serta evaluasi menggunakan desain pre-experimental one-group pretest-posttest. Pengujian sistem menggunakan Technology Acceptance Model (TAM) dan pengukuran peningkatan literasi data menggunakan instrumen pre-test/post-test tervalidasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem berhasil mengintegrasikan 18 indikator kerentanan dari dimensi sosial dan ekonomi, peserta pelatihan mengalami peningkatan rata-rata skor literasi data sebesar 81,4%, tingkat penerimaan sistem memperoleh skor Perceived Usefulness (PU) = 4,12 dan Perceived Ease of Use (PEOU) = 3,98 (skala 5), dan 90,6% peserta mampu mengoperasikan sistem secara mandiri pasca-pelatihan. Kegiatan ini berkontribusi pada tersedianya infrastruktur monitoring berbasis data yang responsif dan mendukung pengambilan kebijakan lokal berbasis bukti.
Copyrights © 2024