Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna tersembunyi dibalik perbedaan angka (numerik) dalam ibadah mahdhoh dan keterkaitannya dengan siklus kosmik. Seringkali, jumlah rakaat atau hitungan ritual dianggap sebatas ketetapan hukum (tauqifi) tanpa dipahami dimensi filosofinya dengan metode kualitatif deskriptif melalui pendekatan hermeneutika, penelitian ini membedah simbolisme numerik sebagai jembatan antara mikrokosmos (manusia) dan makrokosmos (alam semesta). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa angka ganjil merepresentasikan prinsip keesaan (unity), sedangkan angka tujuh (seperti pada Tawaf) menyimbolkan sinkronisasi dengan rotasi benda langit. Perbedaan numerik adalah upaya penyelarasan frekuensi spiritual hamba ddenggan keteraturan sistemik penciptaan Tuhan (Sunnatulloh).
Copyrights © 2026