Penelitian ini dilatarbelakangi terbatasnya media belajar-bermain yang menarik dan terintegrasi untuk menstimulasi bahasa reseptif dan ekspresif anak usia 4-5 tahun. Tujuan utama penelitian adalah mengembangkan kotak pintar bahasa KOPINSA, yang berbasis STEAM, untuk meningkatkan keterampilan bahasa anak. Metode ini dilakukan dengan menggunakan model penelitian dan pengembangan (R&D) ADDIE, dan uji coba terbatas dilanjutkan dengan desain pretest-posttest satu kelompok pada dua puluh anak melalui observasi terstruktur. Hasil menunjukkan peningkatan rerata bahasa reseptif dari 2,25 menjadi 3,31 dan rerata bahasa ekspresif dari 2,05 menjadi 3,27 (skala 1-4), bersama dengan pergeseran kategori capaian pada posttest ke BSH–BSB. Menurut uji beda berpasangan yang dikonfirmasi oleh Wilcoxon, ada kemajuan yang signifikan. Oleh karena itu, KOPINSA berbasis STEAM berfungsi sebagai media non-digital yang membantu anak-anak usia dini belajar bahasa reseptif dan ekspresif.
Copyrights © 2026