Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh piutang dagang terhadap laba pada Usaha Fotocopy Mujur Jaya Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah. Piutang dagang merupakan aset lancar yang timbul dari penjualan kredit, dan pengelolaannya memengaruhi arus kas serta profitabilitas usaha. Populasi penelitian adalah seluruh laporan keuangan usaha, termasuk neraca, laporan laba rugi, dan laporan perubahan modal selama periode 2020–2024. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, yaitu pemilihan data laporan keuangan yang lengkap dan relevan dengan tujuan penelitian. Studi ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan deskriptif, mengolah data sekunder untuk mengetahui tren perkembangan piutang dan laba usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa piutang dagang meningkat setiap tahun, dari Rp2.000.000 pada 2020 menjadi Rp3.500.000 pada 2024, sementara laba usaha mengalami fluktuasi, dengan penurunan pada 2021 dan kembali meningkat hingga mencapai Rp47.959.000 pada 2024. Analisis menunjukkan bahwa piutang dagang memiliki hubungan positif terhadap laba usaha. Hal ini menandakan bahwa peningkatan piutang tidak langsung meningkatkan laba, melainkan dipengaruhi oleh faktor lain seperti biaya operasional dan efisiensi manajemen. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengelolaan piutang yang baik untuk menjaga kelancaran arus kas, sekaligus perlunya perhatian pada faktor-faktor pendukung lain agar profitabilitas usaha tetap optimal. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi pelaku UMKM dalam merumuskan strategi penagihan dan pengelolaan keuangan. Peneliti selanjutnya disarankan untuk menambahkan variabel lain yang berpotensi memengaruhi laba, memperluas periode atau jumlah objek penelitian, serta menggunakan metode kuantitatif lain untuk memperoleh hasil yang lebih komprehensif dan generalisasi lebih luas.
Copyrights © 2026