Pendahuluan: Menurut As’ad motivasi kerja adalah sesuatu yang menimbulkan semangat atau dorongan kerja. Dengan demikian, motivasi yang ada pada seseorag merupakan kekuatan pendorong yang akan mewujudkan suatu perilaku guna mencapai tujuan kepuasan dirinya. Sedangkan Amalia (Wibowo, 2008) menjelaskan bahwa motivasi kerja adalah dorongan upaya dan keinginan yang di dalam diri manusia yang mengaktifkan, memberi daya serta mengarahkan perilakunya untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab dalam lingkungan pekerjaannya, Banyak ditemukan kendala dalam penyelenggaraan pelayanan, dalam memberikan pelayanan seperti rendahnya tingkat kinerja atau produktifitas kerja bagi tenaga kerja. Metode: Penelitian ini dilaksanakan di PT. Trakindo Utama Sorowako, Kab. Luwu Timur selama 30 hari mulai pada tanggal 1 juni sampai dengan 30 Juni 2024 dengan mengambil sampel sebanyak 98 karyawan dengan jenis panarikan sampel secara Accidental sampling, yaitu sampel diambil pada saat penelitian sedang belangsung . Data diolah dan dianalisis disesuaikan dengan tujuan penelitian. Hasil analisis data disajikan dalam bentuk tabel yang dilengkapi dengan penjelasan. Hasil: penelitian menunjukkan bahwa insentif, pelatihan dan anugrah masa kerja merupakan daya tarik orang datang dan tinggal dalam suatu organisasi yang artinya sistem pengkajian dan pelaksanaannya perlu dikembangkan sedemikian rupa agar sistem perangsang adil dan berbuat lebih baik atau lebih banyak bukan sekedar upah atas pekerjaan yang dilakukan. Kesimpulan: Dorongan insentif, pelatihan dan anugrah masa kerja yang diberikan bagi karyawan yang tentunya akan memacu semangat kerja dan memberikan dorongan untuk melaksanakan setiap tugas dan fungsinya. insentif, pelatihan dan anugrah masa kerja penting diberikan karena sebagai salah satu upaya yang dilakukan dalam meningkatkan motivasi kerja dan keinginan untuk berprestasi.
Copyrights © 2026