Kedisiplinan siswa sangat penting untuk proses pendidikan. Proses pembelajaran yang mapan akan selalu ada di sekolah yang disiplin. Sangat penting bagi kepala sekolah untuk membantu siswa meningkatkan kedisiplinan mereka. Studi ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kepemimpinan kepala sekolah di SD Negeri 29 Banyuasin I berkaitan dengan kedisiplinan siswa. Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif dengan studi kasus. Metode wawancara dan observasi digunakan untuk mengumpulkan data. Penelitian ini menganalisis data menggunakan model Miles dan Hubberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penggambaran kesimpulan serta verifikasi. Dalam penelitian ini, peneliti menemukan bahwa siswa di SD Negeri 29 Banyuasin I kurang disiplin, seperti yang ditunjukkan oleh fakta bahwa beberapa siswa sering datang terlambat ke sekolah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran kepala sekolah sebagai pemimpin di lingkungan pembelajaran harus mempengaruhi juniornya. Ini karena kepala sekolah menggunakan kedisiplinan sebagai ukuran keberhasilan dalam mengelola sekolah. Untuk mencapai keberhasilan ini, kepala sekolah dan guru harus berkolaborasi untuk menerapkan strategi sebagai orang tua siswa. Dalam situasi ini, kepala sekolah SD Negeri 29 Banyuasin I berusaha mengeksplorasi berbagai metode yang dapat membantu menumbuhkan karakter disiplin siswa.
Copyrights © 2025