Berdasarkan observasi di panti Asuhan tersebut menunjukkan sebagian remaja memiliki motivasi ibadah yang rendah, sehingga menjadikan mereka lalai melaksanakan shalat fardhu. Tujuan dari penelitian ini untuk mendiskripsikan bagaimana upaya pengasuh dalam meningkatkan motivasi beribadah shalat remaja melalui ego-involvement, Pujian atau reward dan punishment. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah pengasuh sekaligus pengurus dan remaja. Cara pengambilan subjek penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Jumlah subjek dalam penelitian ini adalah 6 orang pengasuh sekaligus pengurus dan 6 orang remaja. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan reduksi data, data display, penyajian data, dan verifikasi atau penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini melalui Ego-involvement adalah dengan memberikan nasehat, menjelaskan kisah keteladanan, memberikan keteladanan (uswah), pembiasaan, dan pelaksanaan shalat berjamaah. Sedangkan melalui Pujian atau reward yaitu memberi penghargaan dan hadiah. Adapun melalui punishment adalah memberi hukuman ringan, sedang dan berat.
Copyrights © 2025