Disrupsi ekonomi global yang berkelanjutan pada tahun 2026 ditandai oleh perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia, konflik geopolitik, fluktuasi nilai tukar, serta percepatan transformasi digital. Kondisi tersebut memberikan tekanan signifikan terhadap keberlangsungan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang memiliki keterbatasan sumber daya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi adaptasi UMKM dalam menghadapi disrupsi ekonomi global tahun 2026 serta perannya dalam menjaga keberlangsungan usaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap pelaku UMKM. Data dianalisis menggunakan analisis regresi untuk menguji pengaruh strategi adaptasi yang meliputi digitalisasi usaha, inovasi dan diversifikasi produk, efisiensi operasional, serta penguatan jejaring dan kolaborasi terhadap keberlangsungan UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi adaptasi berpengaruh positif terhadap keberlangsungan usaha UMKM. Temuan ini menegaskan pentingnya kemampuan adaptif UMKM sebagai respons strategis terhadap tekanan disrupsi ekonomi global. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris dengan menyajikan gambaran strategi adaptasi UMKM yang terintegrasi dan relevan dengan kondisi ekonomi global tahun 2026, serta implikasi praktis bagi pelaku usaha dan pembuat kebijakan dalam memperkuat ketahanan UMKM.
Copyrights © 2026