Email masih menjadi media komunikasi yang penting di lingkungan perguruan tinggi, terutama dalam pertukaran informasi akademik dan dokumen. Namun, penggunaan layanan email pihak ketiga memiliki keterbatasan dalam hal kontrol sistem, keamanan data, dan fleksibilitas pengelolaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan dan mengevaluasi mail server mandiri menggunakan Postfix sebagai Mail Transfer Agent (MTA) dan Roundcube sebagai webmail client pada sistem operasi Debian 10. Metode penelitian meliputi perancangan sistem, implementasi, serta pengujian performa dalam jaringan lokal. Pengujian dilakukan dengan berbagai skenario pengiriman email, yaitu teks, gambar, dan dokumen. Parameter Quality of Service (QoS) yang diukur meliputi delay, jitter, dan throughput. Hasil penelitian menunjukkan bahwa delay tertinggi terjadi pada pengiriman teks pendek sebesar 0,11 detik, sedangkan delay terendah pada teks panjang sebesar 0,07 detik. Nilai throughput meningkat seiring dengan ukuran data, dengan nilai tertinggi sebesar 408.290 Byte/s. Sementara itu, nilai jitter berada pada rentang 0,00–0,03 detik yang menunjukkan kestabilan sistem. Kesimpulan penelitian ini adalah mail server yang diimplementasikan mampu berjalan dengan baik pada jaringan lokal serta memiliki performa QoS yang stabil berdasarkan standar TIPHON. Sistem ini dapat menjadi alternatif solusi email internal yang lebih fleksibel dan terkontrol.
Copyrights © 2025