PT Banyan Koalindo Lestari merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batubara di Indonesia dan memiliki luas Izin Usaha Pertambangan (IUP) seluas 10.980 ha. Pada April 2024, terjadi longsoran di pit utara sisi lowwall PT BKL. Penyebab kelongsoran belum diketahui sehingga diperlukan analisis balik untuk mencari penyebab kelongsoran, belum pernah dilakukanya analisis balik oleh perusahaan. Ada beberapa hal yang diduga menjadi parameter yaitu material properties, pengaruh air, kegempaan, dan beban alat. Analisis balik dilakukan pada material properties didapatkan pada nilai kohesi batuan sandstone dan claystone adalah 0.057 dan 0.030 dan sudut geser dalamnya 24.530 serta 15.300, didapatkan penurunan strength reduction factor sebesar 46.5%. Pada pengaruh air didapatkan penurunan yang cukup signifkan adalah 49.5%. Kegempaan dan beban alat memiliki dampak yang tidak terlalu signifikan dapat dilihat dari penurunan kedua parameter, nilai penurunan kedua parameter adalah 10.53% dan 16.3%. dari hasil yang telah diperoleh dapat dikatakan bahwa penyebab kelongsoran adalah material properties dan pengaruh air. Diketahui penyebab kelongsorannya dan dilakukan pemodelan diperoleh strength reduction factor sebesar 0.86, Kesesuaiann antara total displacement dan pergerakan lereng aktual mendapatkan hasil 0.7 cm dengan 2.4 cm . Kedua hasil ini dikatakan tidak terlalu jauh sehingga masih bisa merepresentasikan keadaan lapangan pada model yang dibuat pada software analisis berbasis FEM.
Copyrights © 2026