Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis metode yang digunakan oleh guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk karakter Islami santri kalong di Pondok Pesantren Al-Barkah, Gunung Tua. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian lapangan dan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dan dianalisis menggunakan model analisis interaktif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan karakter Islami di kalangan santri kalong dilakukan melalui beberapa metode utama, yaitu teladan, pembiasaan, nasihat, dan sanksi pendidikan. Pembiasaan diimplementasikan melalui kegiatan keagamaan rutin seperti shalat berjamaah, membaca Al-Qur'an, zikir, dan muhadarah. Faktor pendukung meliputi lingkungan pondok pesantren yang religius, pengaruh teman sebaya yang positif, dan sistem kehadiran dan pengawasan. Sementara itu, faktor penghambat meliputi interaksi sosial di luar pondok pesantren, penggunaan smartphone yang tidak terkontrol, dan rendahnya minat sebagian siswa dalam berpartisipasi dalam kegiatan.
Copyrights © 2026