Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

ANALISIS PENGHEMATAN KONSUMSI ENERGI PADA SISTEM PENGKONDISIAN UDARA DAN SISTEM PENERANGANDIAREA PRODUKSI PT. SRIWIJAYA ALAM SEGAR PALEMBANG Fitria, Dina; Irwansi, Yudi; Yuwon, Yuwon
JURNAL AMPERE Vol 2, No 1 (2017): JURNAL AMPERE
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (661.892 KB)

Abstract

ABSTRAKEnergi listrik sangat penting peranannya dalam kehidupan sehari-hari.Dalam menunjang operasionalnya PT. Sriwijaya Alam Segar menggunakan suplay listrik dari PLN dengan kapasitas 855kVA. Konsumsi energinya terbagi dalam beberapa kelompok beban: beban penerangan, beban pendingin ruangan (AC), beban sistem produksi dan utility. Penghematan pemakaian energi listrik merupakan tindakan yang tepat untuk menekan biaya operasional yang menggunakan energi listrik, sehingga dengan penggunaan energi yang efektif dan efesien di harapkan dapat menaikan produktivitas. Berdasarkan hasil perhitungan di peroleh kesimpulan bahwa konsumsi energi pada sistem penerangan sebelum penggantian lampu TL LED 16W sebesar 34.698 kWH sedangkan setelah dilakukan penggantian lampu TL LED 16W konsumsi energi listrik menjadi 22.004kWH. Selain itu pada penggaturan ulang kelompok saklar lampu di area gudang suplay bawah dan area paletesing line 6–10 di dapatkan penghematan energi sebesar 374 kWH/bulan.Sedangkan hasil pengamatan untuk beban Air Conditioner sebelum dilakukan penggantian AC adalah 26.766kWH, Penulis merekomendasikan penggantian AC yang melebihi standar Brithish Thermal Unit per hour sehingga di dapati pemakaian energi sebesar 16.875kWH.Kata Kunci :Potensi, Penghematan, Energi, Konsumsi
Memanfaatkan AI Chat Bot Untuk Meningkatkan Respond Survey Kepuasan Pelanggan Revelino, Imanuel; Fitria, Dina; Joni, Joni
JURNAL TEKNIK INFORMATIKA UNIS Vol. 12 No. 1 (2024): Jutis (Jurnal Teknik Informatika)
Publisher : Universitas Islam Syekh Yusuf

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/jutis.v12i1.4604

Abstract

Survey kepuasan pelanggan merupakan salah satu indicator yang penting. Untuk itu perlu dilakukan survey untuk mengetahui tingkat kepuasan pelanggan. Namun agar hasilnya bisa dimanfaatkan dengan baik, maka survey ini perlu direspons dengan baik oleh pelanggan. Penting bagi perusahaan untuk meningkatkan tingkat respon dari survey tersebut. Survey yang saat ini dilakukan memberikan respons rate yang rendah. Mengganti media survey merupakan salah satu hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan tingkat respons dari survey. Media whatsapp dipilih karena merupakan salah satu media yang cukup popular saat ini. Untuk mendorong pelanggan melakukan respon secara langsung, maka dilengkapi dengan chatbot untuk membuat pelanggan merasa responnya ditanggapi. Dengan demikian diharapkan dapat meningkatkan tingkat respon dari pelanggan. Dibandingkan SMS, whatsapp denagn chatbot terbukti, dapat meningkatkan respons rate survey kepuasan pelanggan sampai dengan 26,79%. Atau 10.14% lebih tinggi dari media SMS.
Workshop on WA-PPG Application (Wolfram Alpha, Photo Math, Padlet, Geogebra) to Support the Pedagogical and Professional Competence of Mathematics MGMP Teachers in 50 Regency Cities in Implementing the Independent Curriculum Suherman, Suherman; Al Aziz, Saddam; Martha, Zamahsary; Fitria, Dina
Pelita Eksakta Vol 7 No 2 (2024): Pelita Eksakta, Vol. 7, No. 2
Publisher : Fakultas MIPA Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/pelitaeksakta/vol7-iss2/233

Abstract

The independent curriculum requires teachers to have professional competence in understanding the material and pedagogical competence in designing teaching modules according to the material. Teachers experience many obstacles. Teachers can overcome these obstacles by utilizing technological developments in learning (TPACK). The solution was provided by a Wolfram Alpha, Photo Math, Padlet, Geogebra, or WA-PPG application workshop for High School Mathematics MGMP teachers, Harau District, 50 City Regency. Based on pre-test and post-test data from 31 teachers, an N-Gain score for professional competence and 0.55 was obtained for pedagogy. This means that workshops are genuinely able to improve teacher competence. Apart from that, the average questionnaire score for the practicality of using the WA-PPG application was 80.24%, which concluded that the WA-PPG application used by teachers during the workshop was practical and easy to use.
SOSIALISASI ASAS-ASAS UMUM PEMERINTAHAN YANG BAIK (AUPB) BAGI PERANGKAT PEMERINTAH DAERAH DALAM PELAYANAN PUBLIK DI KANTOR DESA BALERAJA, GANTAR, INDRAMAYU Rahim, Abdur; Darussalam, Muhammad Illyas; Suparmin, Suparmin; Fitria, Dina; zafira, Rufaidah; Antasya, Faridah; Nugroho, Agung; Nahdah, Athaya Nisrina; Suhady, Suhady; Khalida, Rizqiana; Ridho, Fakhru; Abdillah, Muhammad Mukhlis
Jurnal Abdimas Bina Bangsa Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Abdimas Bina Bangsa
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jabb.v6i1.1747

Abstract

Good governance is the fundamental foundation for establishing effective management, particularly at the village level. The General Principles of Good Governance (AUPB) serve as essential guidelines that must be implemented in government administration to ensure transparent, accountable, and responsive public services. However, challenges remain in the implementation of AUPB by village officials due to a lack of understanding and limited resources. This community service initiative aims to socialize AUPB among village officials at the Baleraja Village Office, Gantar, Indramayu. The methods employed include seminars, interactive discussions, AUPB-based public service simulations, and evaluations through pre-tests and post-tests. The results of this initiative indicate an improvement in village officials’ understanding of AUPB, as well as heightened awareness of the importance of transparency and accountability in public services. With the optimal implementation of AUPB, the quality of public services in villages is expected to improve, thereby strengthening public trust in village governance.
Pendampingan Penanaman dan Mengoptimalkan Pemanfaatan Lahan Tidur Menggunakan Polybag di Kelurahan Sukamulya Kecamatan Sematang Borang Rawani, Dewi; Fitria, Dina; Pamuji, Muhni; Aminullah, Moh. Wahyu; Moulita, R.A. Nurul; Abdul Aziz, Ahmad Malik; Alamin, M.
PUBLIKASI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Multi Data Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35957/padimas.v3i1.5493

Abstract

Polybag merupakan kantong plastik berwarna hitam dengan lubang-lubang kecil sebagai sirkulasi untuk menanam tanaman yang sebagai alternatif dengan melakukan usahatani tanpa memeliki lahan yang luas. Kelebihan dari berusahatani menggunakan polybag adalah memanfaatkan ruang kosong untuk menyokong kebutuhan dapur, menambah keindahan alami lingkungan, menciptakan taman cantik di lahan terbatas, meningkatkan suplai oksigen di lingkungan sekitar, tanpa melakukan pengolahan tanah (mencangkul/ membajak), fleksibel (dapat dengan mudah diletakkan di mana saja), relatif murah dan mudah pembuatannya terakhir anti banjir. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengetahui alternatif lain dalam berusahatani selain menggunakan lahan terbuka yaitu dengan menggunakan polybag agar mengoptimalkan suatu lahan pertanian pada kelompok tani “Melati” di Kelurahan Sukamulya Kecamatan Sematang Borang Kota Palembang.
Pemeriksaan TiLV (Tilapia Lake Virus) Pada Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Budidaya Fitria, Dina; Fathonah, Deffya; Afrianti, Rini; Turrohmah, Azizah; Mujaidiah; Destiana, Anggari Linda; Day, Dafzel; Astuti, Indri
PendIPA Journal of Science Education Vol 9 No 2 (2025): June
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.9.2.310-317

Abstract

Nile Tilapia (Oreochromis niloticus) is highly sought after by Indonesian consumers and is one of the leading commodities cultivated in freshwater. However, tilapia farming still frequently encounters challenges that lead to a decline in production, one of which is infection by pathogens such as Tilapia Lake Virus (TiLV). TiLV can infect fish in waters with temperatures above 25°C, with mass mortality peaking at 30°C, reaching a 50% death rate. Proper handling and control measures are essential to manage TiLV outbreaks effectively. TiLV detection in fish can be conducted using the Polymerase Chain Reaction (PCR) method. PCR-based virus detection is a diagnostic technique that identifies the presence of viral genetic material with high specificity and accuracy. This study aimed to detect TiLV infection in farmed Nile tilapia. The procedures included sample collection, necropsy, organ fixation, RNA extraction, PCR amplification, electrophoresis, and gel documentation analysis. Based on the PCR results, Nile tilapia samples tested positive for TiLV infection, as indicated by the presence of a 250 bp DNA band in the gel documentation system, aligning with the TiLV positive marker. Among the three fish showing suspected TiLV symptoms, two (66.6%) were confirmed infected.
ANALISIS PEMBAGIAN ZONA PROTEKSI PADA JARINGAN DISTRIBUSI 20 kV PENYULANG MERANTI GI BUNGARAN UNTUK MENINGKATKAN PELAYANAN KE KONSUMEN Fitria, Dina; Maulana, Muhammad Arif
Jurnal Ampere Vol. 5 No. 2 (2020): JURNAL AMPERE
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/ampere.v5i2.5056

Abstract

Not all feeders of the 20 kV distribution network distribution of the protection zone work well, one of which is the Meranti feeder. Meranti feeders have a high failure of protection zone coordination. The feeder with the division of 6 protection zones has failed coordination of the protection zone 33 times in 2017. Where protection in zone 4, zone 5 and zone 6 always trips together with protection zone 3. This causes the continuity of service to be disrupted because the area is not disturbed too. go out too. From the analysis, it is found that the failure of coordination of protection relays in zone 4, zone 5 and zone 6 is caused because in zone 3 protection the amount of time setting is the same as zone 4, zone 5 and zone 6, namely 0.05 tms. And the coordination of the protection settings is said to be good if the downstream relay setting is faster than the upstream side, so that in setting the relay on the Meranti feeder it starts from the end protection relay with the fastest time (0.05 tms) and upstream can increase each stage by 0 , 3 secondsABSTRAK Tidak semua penyulang jaringan distribusi 20 kV pembagian zona proteksinya bekerja dengan baik, salah satunya adalah penyulang Meranti. Penyulang Meranti memiliki kegagalan koordinasi zona proteksi yang masih tinggi. Penyulang dengan pembagian 6 zona proteksi  tersebut memiliki kegagalan koordinasi zona proteksi sebanyak 33 kali pada tahun 2017. Dimana proteksi pada zona 4, zona 5 dan zona 6 selalu trip bersamaan dengan proteksi zona 3. Hal ini menyebabkan continuitas pelayanan terganggu karena daerah yang tidak terganggu juga ikut padam. Dari hasil analisis didapatkan bahwa kegagalan koordinasi relay proteksi pada zona 4, zona 5 dan zona 6 disebabkan karena pada proteksi zona 3 besaran setting waktunya sama dengan zona 4, zona 5 dan zona 6 yaitu 0,05 tms. Dan koordinasi setting proteksi dikatakan baik apabila setting relai disisi hilir lebih cepat dari sisi hulu, sehingga dalam melakukan setting relai pada penyulang Meranti dimulai dari relai proteksi paling ujung dengan waktu paling cepat (0,05 tms) dan ke hulu dapat naik setiap tahap sebesar 0,3 detik.
Nagari Tanjung Balik Menuju Digitalisasi Data Syafriandi, Syafriandi; Amalita, Nonong; Vionanda, Dodi; Fitria, Dina; Zilrahmi, Zilrahmi; Yarman, Yarman
Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 22, No 3 (2022): Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sb.03280

Abstract

Kegiatan pembangunan hendaknya dilaksanakan dengan menggunakan perencanaan yang tepat. Perencanaan ini memerlukan informasi yang diperoleh dengan adanya data.  Nagari Tanjung Balik Kecamatan X Koto Singkarak merupakan salah satu nagari yang termasuk dalam Kecamatan X Koto Singakarak, Kabupaten Solok. Untuk perencanaan pembangunan, nagari ini memerlukan adanya informasi dan data. Namun, nagari ini tidak memiliki akses ke data sektoral yang terhimpun di BPS. Di sisi lain, nagari ini juga dihadapkan pada keterbatasan sumber daya yang memiliki pengetahuan tentang Statistika. Oleh karena itu, tim pengabdi melaksanakan Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Nagari Tanjung Balik untuk membantu mengatasi kedua masalah di atas.  Dari kegiatan pengabdian ini, pemerintah Nagari Tanjung Balik memiliki database yang terbaru, akurat, dan mudah diakses yang bisa digunakan untuk mengetahui informasi yang detail tentang masyarakat nagari ataupun untuk memetakan potensi dan masalah di nagari. Begitu pula, dari kegiatan ini,  pemerintah nagari telah memiliki kader yang bisa melakukan pengumpulan data di waktu yang akan datang dengan menggunakan aplikasi RSN dan mengelola database yang telah dibangun.
Application of Area Sampling Frame for Digitizing Household Data in Talawi Mudiak to Support Sustainable Development Goals Syafriandi, Syafriandi; Fitria, Dina; Amalita, Nonong; Kurniawati, Yenni; Permana, Dony; Fitri, Fadhilah; Martha, Zamahsary; Mukhti, Tessy Octavia
Pelita Eksakta Vol 8 No 2 (2025): Pelita Eksakta, Vol. 8, No. 2
Publisher : Fakultas MIPA Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/pelitaeksakta/vol8-iss2/293

Abstract

Desa Talawi Mudiak menghadapi tantangan dalam pengelolaan data kependudukan. Meskipun mereka telah menyusun RPJMD 2022-2027 yang mengacu pada SDG's, pendataan yang dilakukan masih terbatas pada aspek kependudukan dan demografi. Padahal, pemutkhiran data harus mencakup 17 pilar SDg's agar dapat digunakan sebagai dasar dalam perencanaan pembangunan desa. Selain itu, keterbatasan akses internet dan kurangnya pemanfaatan teknologi informasi juga menjadi kendala pengembangan sistem informasi desa yang lebih komprehensif. Program Studi S1 Statistika hadir dalam menjembatani pencapaian beberapa pilar itu melalui pemutakhiran data hingga dilitalisasinya. Kegiatan diawali dengan pengumpulan data awal, perhitungan kerangka sampling, pelaksanaan survei, dan pemrosesan data pasca survei hingga diperoleh suatu kesimpulan yang dapat digunakan untuk pembangunan desa. Kegiatan melibatkan banyak pihak, mulai dari dosen program studi, perangkat desa, mahasiswa, dan masyarakat. Hasil yang diperoleh berupa data yang mutakhir dan sebuah buku berisikan kondisi Desa Talawi Mudiak tahun 2025.
Metode Guru PAI dalam Membentuk Karakter Islami Santri Kalong di Pesantren Al-Barkah Gunung Tua Fitria, Dina; Rahmat, Rini
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 2 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i2.4296

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis metode yang digunakan oleh guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk karakter Islami santri kalong di Pondok Pesantren Al-Barkah, Gunung Tua. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian lapangan dan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dan dianalisis menggunakan model analisis interaktif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan karakter Islami di kalangan santri kalong dilakukan melalui beberapa metode utama, yaitu teladan, pembiasaan, nasihat, dan sanksi pendidikan. Pembiasaan diimplementasikan melalui kegiatan keagamaan rutin seperti shalat berjamaah, membaca Al-Qur'an, zikir, dan muhadarah. Faktor pendukung meliputi lingkungan pondok pesantren yang religius, pengaruh teman sebaya yang positif, dan sistem kehadiran dan pengawasan. Sementara itu, faktor penghambat meliputi interaksi sosial di luar pondok pesantren, penggunaan smartphone yang tidak terkontrol, dan rendahnya minat sebagian siswa dalam berpartisipasi dalam kegiatan.