Penelitian ini mengangkat fenomena adanya ketidakkonsistenan hasil penelitian terkait pengaruh good corporate governance, leverage dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan pada sektor Food and Beverages. Ketidakkonsistenan tersebut menunjukkan adanya perbedaan kondisi dan karakteristik perusahaan yang dapat memengaruhi hubungan antar variabel. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan bukti empiris dari good corporate governance, leverage dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kuantitatif. Variabel GCG diproksikan oleh DKI, leverage oleh DER, profitabilitas oleh ROA, dan nilai perusahaan oleh PBV. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan food and beverages yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2022-2024 yang telah memenuhi kriteria 54 perusahaan dengan 162 observasi data yang dijadikan sampel diambil menggunakan metode purposive sampling. Analisis perangkat lunak yang digunakan adalah metode analisis data Structural Equation Modelling–Partial Least Square (SEM-PLS) menggunakan software WarpPLS versi 8.0. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel leverage dan profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba serta pengelolaan struktur pendanaan yang optimal dapat meningkatkan persepsi investor terhadap nilai perusahaan. Sedangkan good corporate governance (GCG) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Implementasi GCG yang lebih ketat dapat menimbulkan biaya kepatuhan yang menekan laba perusahaan, dan investor di pasar berkembang cenderung lebih memprioritaskan kinerja keuangan jangka pendek daripada kualitas tata kelola perusahaan dalam pengambilan keputusan investasi.
Copyrights © 2026