Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya kerja dan pelatihan terhadap kinerja karyawan dengan komunikasi sebagai variabel mediasi pada PT Indomarco Adi Prima Depo Lawang, Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan teknik total sampling yang melibatkan 150 karyawan sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dengan bantuan SPSS serta analisis inferensial menggunakan metode Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui software SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya kerja dan pelatihan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Selain itu, budaya kerja dan pelatihan juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap komunikasi. Komunikasi sendiri memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Lebih lanjut, hasil analisis mediasi menunjukkan bahwa komunikasi mampu memediasi secara parsial pengaruh budaya kerja dan pelatihan terhadap kinerja karyawan.Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kinerja karyawan tidak hanya dipengaruhi secara langsung oleh budaya kerja dan pelatihan, tetapi juga melalui efektivitas komunikasi dalam organisasi. Oleh karena itu, perusahaan disarankan untuk memperkuat budaya kerja yang positif, meningkatkan kualitas program pelatihan, serta mengoptimalkan komunikasi internal guna mendukung peningkatan kinerja karyawan secara berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris dalam pengembangan manajemen sumber daya manusia, khususnya dalam konteks perusahaan distribusi di Indonesia.
Copyrights © 2026