Penelitian ini bertujuan untuk menggali pengalaman mahasiswa tingkat akhir dalam mengelola stres akademik melalui strategi coping selama proses penyusunan skripsi. Pendekatan kualitatif fenomenologi digunakan untuk memahami makna yang dibentuk mahasiswa berdasarkan pengalaman hidup mereka. Responden terdiri dari lima mahasiswa tingkat akhir yang dipilih secara purposive dan diwawancarai secara mendalam, baik tatap muka maupun daring. Analisis data dilakukan menggunakan thematic analysis untuk mengidentifikasi tema-tema utama terkait bentuk strategi coping, faktor yang memengaruhi pemilihan strategi, dan dampaknya terhadap produktivitas serta kesejahteraan mental. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa menggunakan kombinasi problem-focused dan emotion-focused coping untuk mengelola stres akademik, dengan dukungan internal dan eksternal berperan penting dalam keberhasilan strategi tersebut. Temuan ini menawarkan implikasi praktis bagi mahasiswa, dosen pembimbing, dan pihak perguruan tinggi dalam merancang dukungan yang lebih efektif guna meningkatkan kesejahteraan psikologis serta keberhasilan akademik mahasiswa tingkat akhir.
Copyrights © 2025