Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis krisis lingkungan di Indonesia serta mengkaji tanggung jawab manusia terhadap alam melalui perspektif ekofeminisme Vandana Shiva. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) yang berada dalam paradigma interpretatif-kritis, data dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif-analitis melalui tahapan identifikasi konsep, interpretasi tekstual, dan kontekstualisasi dengan pendekatan hermeneutik kritis. Hasil menunjukkan bahwa krisis lingkungan berkaitan erat dengan paradigma pembangunan modern yang memisahkan manusia dari alam dan mendorong eksploitasi sumber daya alam. Perspektif ekofeminisme Vandana Shiva menegaskan bahwa tanggung jawab manusia terhadap alam mencakup dimensi etis, sosial, struktural, dan pendidikan yang menekankan relasi harmonis antara manusia dan lingkungan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa transformasi paradigma pembangunan serta penguatan peran komunitas lokal dan perempuan menjadi langkah penting dalam membangun keberlanjutan ekologis dan keadilan lingkungan.
Copyrights © 2026