Permasalahan sampah plastik yang sulit terurai menjadi tantangan serius bagi lingkungan, termasuk di Indonesia yang tercatat sebagai salah satu penghasil limbah plastik terbesar di dunia. Salah satu upaya edukatif yang dapat dilakukan adalah melalui pemanfaatan sampah plastik menjadi karya seni. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan keterampilan motorik halus peserta didik SD Inpres Nuanaga melalui kegiatan kolase berbahan dasar sampah plastik. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu pembukaan (diskusi mengenai sampah plastik), inti (pembuatan kolase menggunakan sampah plastik, gunting, dan lem), serta penutup (presentasi hasil karya). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan kolase mampu mendorong kreativitas, imajinasi, serta koordinasi mata-tangan peserta didik. Selain itu, kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran peduli lingkungan sejak dini melalui pemanfaatan sampah plastik secara kreatif. Dengan demikian, pembelajaran kolase berbasis daur ulang tidak hanya bermanfaat dalam aspek pendidikan seni, tetapi juga menjadi sarana edukasi lingkungan yang inovatif.
Copyrights © 2026