Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Perubahan  Makna Meluas  Dalam Cerpen Ketika Laut Marah Karya Widiya Suwarna Katharina Woli Namang; Hanisang
Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary Vol. 1 No. 2 (2024): multi science and knowlegde
Publisher : Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian ini dilatarbelakangi oleh bahasa yang dimana bahasa selalu menghasilkan kata-kata baru dan makna-makna baru yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dalam berkomunikasi. Bahasa berkembang (berubah) sesuai dengan perkembangan pikiran manusia. Bahasa merupakan media untuk berkomunikasi yang membuat manusia saling bekerja sama dalam hal tertentu, bekerja sama pasti terdapat dua pihak yaitu, penutur atau pengarang dan mitra tutur atau pembaca. semantik perubahan makna merupakan proses yang terjadi akibat dari berubahnya makna dari sebuah kata karena dua faktor, yakni faktor linguistik dan faktor non linguistik. Masalah yang dibahas adalah ada berapa perubahan makna meluas yang ditemukan dalam Cerpen Ketika Laut Marah karya Widiya Suwarna. dan bagaimanakah perubahan makna meluas jika dibandingkan dengan makna denotatif atau makna sebenarnya. Tujuan dari kajian ini adalah untuk mengetahui bentuk perubahan makna meluas yang ditemukan dalam Cerpen Ketika Laut Marah Karya Widiya Suwarna. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif. dalam cerpen Ketika Laut Marah. Terdapat kata-kata yang mengalami perubahan makna secara meluas. Ada 10 bentuk perubahan makna meluas yang di temukan pada pembahasan di atas. Perubahan makna tersebut terjadi karena perluasan makna adalah akibat dari faktor-faktor sebagai perkembangang bahasa.  Berdasarkan hasil pembahasan ditemukan 10 bentuk perubahan makna meluas dalam cerpen Ketika Laut Marah Karya Widiya Suwarna
Pemanfaatan Sampah Plastik Melalui Kolase untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa SD: Penelitian Siti Zuraidah; Rindiyani; Hanisang
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5938

Abstract

Permasalahan sampah plastik yang sulit terurai menjadi tantangan serius bagi lingkungan, termasuk di Indonesia yang tercatat sebagai salah satu penghasil limbah plastik terbesar di dunia. Salah satu upaya edukatif yang dapat dilakukan adalah melalui pemanfaatan sampah plastik menjadi karya seni. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan keterampilan motorik halus peserta didik SD Inpres Nuanaga melalui kegiatan kolase berbahan dasar sampah plastik. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu pembukaan (diskusi mengenai sampah plastik), inti (pembuatan kolase menggunakan sampah plastik, gunting, dan lem), serta penutup (presentasi hasil karya). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan kolase mampu mendorong kreativitas, imajinasi, serta koordinasi mata-tangan peserta didik. Selain itu, kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran peduli lingkungan sejak dini melalui pemanfaatan sampah plastik secara kreatif. Dengan demikian, pembelajaran kolase berbasis daur ulang tidak hanya bermanfaat dalam aspek pendidikan seni, tetapi juga menjadi sarana edukasi lingkungan yang inovatif.