Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika integritas akademik, khususnya plagiarisme dan kejujuran, dalam perspektif akhlak Islam pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi untuk memahami pengalaman mahasiswa terkait praktik integritas akademik. Subjek penelitian berjumlah delapan mahasiswa yang dipilih melalui purposive dan snowball sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi terbatas, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa telah memahami konsep integritas akademik serta menyadari bahwa plagiarisme bertentangan dengan nilai kejujuran (ṣidq) dan amanah dalam akhlak Islam. Namun, masih terdapat kesenjangan antara pemahaman dan praktik akibat tekanan akademik, orientasi nilai, manajemen waktu yang kurang baik, serta kemudahan akses teknologi. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan pendidikan karakter berbasis nilai akhlak Islam, literasi digital beretika, dan sistem evaluasi yang menekankan proses serta kejujuran guna membangun budaya integritas akademik yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026