Kota Banjarmasin menjadi salah satu kawasan perkotaan dengan tingkat kerentanan yang tinggi dalam menghadapi bencana banjir. Fokus penelitian ini adalah menganalisis kerentanan wilayah terhadap bencana banjir. Kota Banjarmasin melalui metode skoring sederhana berlandaskan Sistem Informasi Geografis (SIG). Parameter yang dianalisis mencakup curah hujan, jarak dari sungai, jenis tanah, kemiringan lahan, ketinggian lahan, dan penggunaan lahan. Penelitian ini memanfaatkan data yang diperoleh dari sumber sekunder yang diolah secara spasial melalui tahapan klasifikasi, pemberian skor, dan proses overlay guna menghasilkan peta kerawanan banjir. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa sebagian besar wilayah Kota Banjarmasin termasuk dalam kategori rawan hingga sangat rawan banjir. Kondisi ini dipengaruhi oleh tingginya curah hujan, topografi yang datar, ketinggian lahan yang rendah, dominasi tanah aluvial, serta penggunaan lahan yang didominasi oleh permukiman dan sawah. Kombinasi faktor-faktor tersebut menyebabkan rendahnya infiltrasi dan tingginya limpasan permukaan, sehingga meningkatkan potensi genangan dan banjir. Oleh karena itu, diperlukan upaya mitigasi yang terintegrasi melalui pengelolaan drainase, pengendalian penggunaan lahan, serta peningkatan kesadaran masyarakat guna mengurangi risiko banjir di Kota Banjarmasin.
Copyrights © 2026