Acne vulgaris merupakan gangguan inflamasi kronis yang umumnya terjadi pada folikel pilosebasea yang disebabkan oleh peningkatan produksi sebum, hiperkeratinisasi, inflamasi, dan abnormalitas mikroba pada duktus pilosebaseus. Peran Cutibacterium acnes dalam patogenesis Acne vulgaris menjadi dasar pemberian antibiotik. Ecoenzym sendiri adalah suatu produk fermentasi yang berasal dari gula dan limbah buah serta memiliki banyak manfaat, salah satunya dapat membunuh bakteri karena kandungan asam asetat dalam larutan ecoenzym mampu membunun bakteri. Kami memutuskan untuk menganalisis aktivitas antibakteri ecoenzym kombinasi kulit mangga harum manis (Mangifera indica L.) dan kulit nanas (Ananas comosus L.) terhadap Cutibacterium acne. Metode yang digunakan dalam pembuatan ecoenzym adalah fermentasi sedangkan untuk pengujian aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi kertas cakram. Formula dibuat dengan konsentrasi ecoenzym 20%, 40%, dan 60%. Dilakukan uji organoleptis, uji pH, uji fitokimia. Kami membandingan lama waktu fermentasi 30,60, dan 90 hari. Ecoenzym kombinasi dari kulit mangga harum manis (Mangifera indica L.) dan kulit nanas (Ananas comosus L.) menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap Cutibacterium acne.
Copyrights © 2026