Penelitian ini bertujuan menganalisis penetapan harga tiket masuk pada objek wisata Hutan Pinus Bulu Tanah, Desa Mattampawalie, Kecamatan Lappariaja, Kabupaten Bone, serta mengevaluasi persepsi pengunjung terhadap kesesuaian harga dengan fasilitas yang disediakan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, meliputi wawancara semi-terstruktur dengan pengelola dan pengunjung, observasi langsung kondisi fasilitas, serta dokumentasi data penerimaan dan pengeluaran kas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga tiket awal sebesar Rp3.000 dinaikkan menjadi Rp5.000 seiring dengan penambahan fasilitas. Sebagian besar pengunjung menilai harga tiket terjangkau, meskipun terdapat harapan peningkatan fasilitas. Data kunjungan meningkat dari 24.096 orang pada 2023 menjadi 28.918 orang pada 2025, dan penerimaan kas meningkat dari Rp351.785.500 pada 2023 menjadi Rp420.389.500 pada 2024, dengan karcis masuk sebagai sumber utama. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa penetapan harga tiket yang wajar dan terjangkau berdampak positif terhadap jumlah kunjungan dan penerimaan kas, serta menjadi acuan pengelola dalam pengembangan fasilitas secara bertahap untuk keseimbangan antara harga, kualitas layanan, dan kepuasan pengunjung.
Copyrights © 2026