Abstrak: Tuberkulosis (TBC) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat akibat rendahnya pemahaman tentang patofisiologi penyakit, cara penularan, dan manifestasi klinis. Kondisi ini berpotensi meningkatkan keterlambatan deteksi dan pengobatan. Kegiatan pengabdian ini diarahkan untuk meningkatkan pemahaman serta kepedulian masyarakat mengenai TBC melalui pendekatan edukasi kesehatan berbasis praktik farmasi sosial. Metode yang digunakan berupa penyuluhan dan sosialisasi kepada 65 orang mitra yang terdiri dari kader PKK dan warga Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest sebelum kegiatan dan posttest setelah kegiatan, yang terdiri dari 10 pertanyaan. Berdasarkan hasil evaluasi, dapat dilihat adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, dilihat dari kenaikan nilai pretest 38,9 menjadi 95,4 pada posttest. Peningkatan ini mencerminkan perbaikan hardskill berupa pemahaman patofisiologi, mekanisme penularan, dan manifestasi klinis TBC, serta softskill dalam peran kader sebagai agen edukasi kesehatan di masyarakat. Kegiatan ini efektif mendukung upaya promotif dan preventif pengendalian TBC berbasis masyarakat.Abstract: Tuberculosis (TB) remains a public health problem due to limited community understanding of its pathophysiology, transmission, and clinical manifestations, which may lead to delayed detection and treatment. This initiative was designed to strengthen knowledge and awareness among the target group about TB through health education based on social pharmacy practice. The activity was conducted using counseling and socialization methods involving 65 participants consisting of PKK cadres and residents of Panongan District, Tangerang Regency. Evaluation was conducted using was carried out through pretest administered before the activity and a posttest after the activity, each consisting of 10 questions. assessments. The results showed a substantial improvement in participants’ knowledge, with the average score increasing from 38.9 in the pretest to 95.4 in the posttest. This improvement indicates enhanced hard skills related to understanding TB pathophysiology, transmission, and clinical symptoms, as well as improved soft skills in community health education roles. The program proved effective in supporting community-based promotive and preventive efforts for TB control.
Copyrights © 2026