Penerapan Model Kooperatif Pair Check Dapat Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Kelas IV di SDN Sungguminasa IV Kebupaten Gowa. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar. Pembimbing I A. Husniati dan Pembimbing II Ernawati. Masalah utama dalam penelitian ini adalah hasil belajar siswa khususnya di kelas IV SDN Sungguminasa IV Kabupaten Gowa pada materi bilangan bulat. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif pair check Kelas IV SDN Sungguminasa IV kebupaten Gowa. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindak Kelas (PTK). Lokasi penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Sungguminasa IV kelurahan Bonto-bontoa Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas Kelas IV di SDN Sungguminasa IV dengan jumlah siswa 23 orang tahun pelajaran 2022/2023. Faktor yang akan diselidiki yaitu: (1) faktor proses. Faktor yang diamati adalah aktivitas guru dan aktivitas siswa dalam pembelajaran matematika tentang bilangan bulat dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif pair check. (2) faktor hasil belajar. Faktor hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika tentang bilangan bulat dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif pair check. Prosedur penelitian meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Data yang sudah diperoleh dari hasil penelitian dianalisis secara statistik deskriptif digunakan untuk mendiskripsikan hasil belajar siswa pada materi bilangan bulat dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif pair check. Hasil yang dicapai dalam penelitian ini yaitu yaitu: (1) Terjadi peningkatan aktivitas belajar siswa dan aktivitas guru pada setiap siklus. (2) Pada siklus pertama diperoleh nilai rata-rata hasil belajar siswa kelas IV di SDN Sungguminasa IV yaitu 66 sedangkan pada siklus kedua diperoleh nilai rata-rata hasil belajar lebih tinggi yang mencapai 85. Ketuntasan belajar matematika pada materi bangun ruang siswa kelas IV di SDN Sungguminasa IV juga mengalami peningkatan. Pada siklus I, terdapat 6 orang siswa atau 26% yang mencapai ketuntasan belajar, sedangkan pada siklus II sebanyak 20 orang siswa atau 87% yang mencapai ketuntasan belajar dan ketuntasan belajar klasikal tercapai. Hal ini berarti ketuntasan belajar pada siklus II tercapai secara klasikal karena jumlah siswa yang tuntas mencapai 80%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut diatas, dapat disimpulkan hasil belajar matematika melalui model pembelajaran kooperatif pair check pada materi bilangan bulat di kelas IV di SDN Sungguminasa IV mengalami peningkatan.
Copyrights © 2023