Rendahnya capaian literasi siswa sekolah dasar masih menjadi tantangan dalam pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah. Salah satu upaya penguatan literasi dapat di lakukan melalui pemanfaatan pojok baca di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan pojok baca sebagai sarana pendukung literasi siswa di MI Baitul Makmur, meliputi perencanaan, pelaksanaan, kegiatan literasi, serta peran guru dalam membangun budaya literasi kelas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek kepala madrasah, guru kelas, dan siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pojok baca telah tersedia, namun pemanfaatannya belum optimal. Perencanaan dan pelaksanaan kegiatan literasi belum dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan serta masih bergantuk pada inisiatif guru. Oleh karena itu, di perlukan pengelolaan pojok baca yang terencana dan terintegrasi guna mendukung pembelajaran bermakna sesuai dengan Kurikulum Merdeka.
Copyrights © 2026