Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran orang tua dalam mengoptimalkan berbagai fungsi keluarga di Desa Latekko, yang mencakup fungsi keagamaan, sosial budaya, cinta kasih, perlindungan, reproduksi, pendidikan, ekonomi, dan pembinaan lingkungan. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan strategi studi kasus, informan dipilih secara purposif sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang di analisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua di Desa Laktekko memainkan peran penting dalam mendukung kesejahteraan keluarga, meskipun menghadapi hambatan signifikan. Keterbatasan ekonomi, dan akses penddikan menjadi tantangan utama yang menghambat optimalisasi fungsi-fungsi keluarga, meskipun nilai-nilai kekeluargaan yang kuat membantu secara informal mengatasi beberapa kendala. Orang tua juga menerapkan pengajaran agama secara informal dan demokratis, serta melestarikan tradisi sosial budaya lokal seperti ma’pacci. Dalam fungsi cinta kasih dan perlindungan, hubungan keluarga tetap harmonis dan orang tua berperan sebagai pelindung utama. Dalam bidang pendidikan orang tua juga berperan penting sebagai agen sosialisasi pertama menanamlan nilai-nilai moral dan mendukung anak-anak melanjutkan pendidikan formal dan informal. Fungsi ekonomi dijalankan dengan memanfaatkan sektor pertanian dan usaha kecil, meskipun pendapatan yang tidak tetap menjadi tantangan. Pembinaan lingkungan dilakukan melalui gotong royong untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Kesimpulan bahwa peran dan optimalisasi fungsi-fungsi keluarga masih terhambat oleh berbagai faktor, namun keluarga di Desa Lattekko tetap mampu menjaga stabilitas emosional dan sosial melalui nilai-nilai tradisonal dan pendekatan komunikatif yang lebih holistik untuk mengatasi hambatan yang ada.
Copyrights © 2024