Pembangunan bangunan gedung dan infrastruktur, memerlukan keseimbangan stockmaterial bangunan, agar pekerjaan proyek bisa berjalan dengan lancar. Salah satu material bangunanyang banyak dibutuhkan oleh semua proyek konstruksi adalah material batako. Berdasarkanpengamatan dan analisis lapangan, produksi material batako sering mengalami kendala akibatterganggunya proses produksi. Fakta ini memerlukan sebuah kajian lebih lanjut, mengingat keberadaanmaterial ini berdampak besar bagi keberlangsungan sebuah proyek. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui sejauh mana dampak beban kerja pekerja terhadap hasil produksi batako. Penelitian inidilaksanakan di Desa Culik, Abang, Karangasem. Objek studi adalah pengusaha batako yang ada diDesa Culik. Metode penelitian ini dilaksanakan dalam dua tahap, pertama pengukuran denyut nadipekerja, tahap kedua dilaksanakan pengamatan terhadap lingkungan kerja serta observasi terhadapaktivitas kerja pekerja batako. Hasil penelitian ini menemukan bahwa rata-rata nadi kerja pembuatbatako sebelum dan sesudah perlakuan 106,96 denyut/menit dan 106,50 denyut/menit. Data tersebutmenunjukkan terjadinya penurunan beban kerja. Produktivitas sebelum dan sesudah perlakuan terjadipeningkatan sebesar 12%. Kondisi lingkungan saat bekerja sangat mendukung dan tidak ada yangmelewati ambang batas.
Copyrights © 2023