Tahura Nipa-Nipa Kota Kendari sebagai kawasan konservasi menyajikan beragam obyek daya wisata yang memiliki daya tarik wisata. Sebagai kawasan konservasi secara umum memiliki keanekaragaman flora dan fauna, fenomena alam yang indah, objek budaya dan sejarah serta kehidupan masyarakat lokal yang unik. Salah satu obyek wisata yang terdapat di Tahura Nipa-Nipa yang ramai dikunjungi wisatawan adalah Air Terjun Lahundape. Aspek penting dalam pengembangan wisata adalah aspek daya dukung lingkungan. Tujuan Penelitian ini adalah menganalisis kemampuan daya dukung lingkungan wisata melalui efective carrying capacity/ECC dalam mendukung pembangunan wisata alam Air Terjun Lahundape di Tahura Nipa-Nipa, Kota Kendari. Penelitian dilakukan di areal wisata alam Air Terjun Lahundape Tahura Nipa-Nipa Kota Kendari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data penelitian terdiri data sekunder (penelusuran dari dokumen) dan data primer yang diperoleh dilapangan. Data diperoleh dengan Teknik survey, observasi dan studi kepustakaan. Analisis daya dukung lingkungan wisata Air Terjun Lahundape, dengan menggunakan persamaan ECC=RCCxMC. Hasil analisis menunjukkan bahwa kemampuan daya dukung lingkungan wisata alam Air Terjun Lahundape adalah sebanyak 23 orang/hari/3 jam. Hal ini bermakna bahwa daya tampung wisatawan maksimal tanpa mengakibatkan kerusakan lingkungan sebanyak 23 orang per hari/3 jam, sehingga ketika melebihi daya tampung tersebut akan berdampak buruk terhadap lingkungan wisata. Dari daya tampung kapasitas lingkungan wisata, maka pengelolaan wisata dapat melakukan tindakan menutup sementara lokasi untuk menghindari over capacity. Dari jumlah tersebut daya tampung maksimal tersebut, pengembangan wisata alam Air Terjun Lahundapa sangat potensil dilakukan, sebab rata-rata kunjungan tiap hari sekitar 2 orang, lebih kecil (<) dari jumlah daya tampung maksimal yakni 23 orang/hari.
Copyrights © 2025