Pantai Parangtritis di Yogyakarta memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata bahari secara spesifik untuk aktivitas selancar. Namun, pengembangan pariwisata terhambat oleh stigma negatif seperti anggapan bahwa Pantai Parangtritis berbahaya dan kurang ramah wisatawan. Stigma tersebut berdampak pada rendahnya minat wisatawan dan berisiko menambah kemiskinan dan kesenjangan sosial di masyarakat sekitar. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, peneliti melakukan upaya edukatif dan partisipatif dengan menghasilkan video promosi selancar rekreasi. Tujuannya adalah mengubah citra negatif Pantai Parangtritis menjadi destinasi yang aman, menarik, dan inklusif. Fokus narasi dalam video mencakup tiga aspek utama antara lain pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan generasi muda dalam industri selancar, peningkatan pendidikan lewat program KKO dan pelatihan selancar, serta penguatan pariwisata bahari yang inklusif. Video ini menjadi alat promosi dan pembelajaran yang memperkuat keterlibatan masyarakat lokal, mendukung ekonomi kreatif, dan memperbaiki citra destinasi. Tujuan akhir dari program ini adalah membentuk narasi baru tentang Parangtritis sebagai tempat wisata yang aman, seru, dan terbuka bagi seluruh kalangan wisatawan.
Copyrights © 2026