Permasalahan limbah domestik, khususnya limbah organik, masih menjadi tantangan besar di kawasan perkotaan termasuk di Kota Makassar, KWT Seruni kini secara mandiri melakukan pemilahan dan pengolahan limbah organik rumah tangga dengan memanfaatkan teknologi biokonversi berbasis larva Black Soldier Fly (BSF) untuk menghasilkan Kasgot atau kompos. Masyarakat disekitar KWT Seruni telah meningkat pengetahuaannya terkait pentingnya memilah dan mengolah sampah dari sumber khususnya sampah organik. Program pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat penerapan konsep ekonomi sirkular di Kelompok Wanita Tani (KWT) Seruni, Kelurahan Buntusu, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar melalui pemanfaatan teknologi biokonversi limbah domestik menggunakan larva Black Soldier Fly (BSF). Kegiatan ini telah dilaksanakan pada tanggal 19 Agustus 2025 di KWT Seruni di Perumahan Bumi Tamalanrea Permai (BTP) Blok K, Kelurahan Buntusu Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar dan melibatkan KWT, Stakeholder, Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi dan pelatihan terkait manajemen usaha produk pupuk kompos (kasgot) dapat tersedia secara berkesinambungan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan anggota KWT dalam mengelola limbah organik, tercapainya kemandirian dalam pemenuhan kebutuhan pupuk organik bagi usaha tani mereka, serta munculnya orientasi komersialisasi produk biokonversi berupa kasgot. Program ini membuktikan bahwa teknologi maggot dapat menjadi solusi berkelanjutan dalam pengelolaan limbah sekaligus sebagai sumber ekonomi baru di tingkat komunitas.
Copyrights © 2026