Di Indonesia permasalahan gizi pada balita masih menjadi isu yang sangat penting, terutama di wilayah pedesaan. Rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat mengenai gizi seimbang serta keterbatasan dalam pemanfaatan dan pengolahan bahan pangan lokal turut menjadi faktor penyebab tingginya angka stunting. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan gizi dan keterampilan ibu-ibu balita dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi menu sehat bergizi. Metode pelaksanaan program pengabdian ini dilakukan melalui lima tahapan utama, yaitu tahap persiapan, sosialisasi dan edukasi gizi, demo memasak disertai praktik langsung oleh peserta, evaluasi hasil kegiatan, serta penyusunan dokumentasi dan laporan akhir. Kegiatan pengabdian ini dilakukan pada bulan Agustus 2025 di Desa Cimpu Utara dengan melibatkan partisipasi aktif ibu-ibu balita, bidan desa, kader posyandu, aparat desa serta mahasiswa KKN. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan terkait pengetahuan peserta mengenai konsep gizi seimbang meningkat 85% dan keterampilan peserta dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi menu sehat dan inovatif juga mengalami perkembangan yang nyata. Produk yang dihasilkan melalui kegiatan demonstrasi memasak memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai peluang usaha rumah tangga, yang pada gilirannya dapat berkontribusi terhadap upaya pencegahan stunting serta peningkatan status gizi balita secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026