Pandemi Covid-19 mendorong transformasi pembelajaran daring, namun menimbulkan persoalan berupa stres akademik pada peserta didik. Kondisi ini berdampak pada motivasi belajar, efikasi diri, hingga risiko perilaku maladaptif. Guru bimbingan konseling (BK) memegang peranan penting untuk memberikan layanan konseling, tetapi masih ditemukan kendala seperti keterbatasan pemahaman psikologis, pelaksanaan konseling yang belum ideal, dan belum digunakannya pendekatan Islami. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (Abdimas) ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja guru BK melalui pelatihan konseling berbasis Psikologi Al-Fatihah di SMA Muhammadiyah 3 Tulangan, Sidoarjo. Metode pelaksanaan dilakukan dalam empat tahap, yaitu (1) persiapan, (2) pelaksanaan berupa Focus Group Discussion (FGD) dan pelatihan konseling, (3) pendampingan, dan (4) monitoring serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru BK terhadap permasalahan psikologis siswa, peningkatan keterampilan konseling Islami berbasis Psikologi Al-Fatihah, serta kemampuan mengelola konseling kelompok untuk mengatasi stres akademik siswa. Pelatihan ini berkontribusi terhadap pencapaian SDGs ke-4 (pendidikan berkualitas) dengan memperkuat kapasitas guru BK dalam mendukung layanan pendidikan yang efektif.
Copyrights © 2026