Infertilitas pada pasangan usia subur (PUS) masih menjadi permasalahan kesehatan reproduksi yang berdampak pada aspek fisik, psikologis, dan sosial, khususnya di wilayah pedesaan dengan keterbatasan akses informasi kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan kesiapan pasangan usia subur dalam menghadapi masalah infertilitas melalui pendampingan berbasis konseling keperawatan reproduksi di Desa Labuhan Sumbawa, Kecamatan Labuhan Badas. Metode pelaksanaan meliputi edukasi kesehatan reproduksi, konseling individual dan pasangan, diskusi interaktif, serta pendampingan berkelanjutan. Sasaran kegiatan adalah pasangan usia subur yang mengalami atau berisiko mengalami infertilitas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai konsep infertilitas, faktor penyebab, upaya pencegahan, serta pilihan penanganan yang tepat. Perubahan sikap dan perilaku pasangan menuju pola hidup sehat. Terjalinnya komunikasi yang lebih baik dan dukungan emosional antar pasangan, meningkatnya keterbukaan dalam mengungkapkan masalah reproduksi, serta meningkatnya kesiapan psikologis pasangan dalam menjalani proses pemeriksaan dan terapi lanjutan. Pendampingan konseling keperawatan reproduksi juga membantu pasangan dalam mengelola stres dan kecemasan yang berkaitan dengan infertilitas. Kegiatan ini disimpulkan efektif sebagai upaya promotif dan preventif dalam mendukung kesehatan reproduksi pasangan usia subur serta berpotensi meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan keluarga di masyarakat.
Copyrights © 2026