Hipertensi merupakan penyakit kronis dengan prevalensi tinggi yang berisiko menimbulkan komplikasi kardiovaskular. Selain terapi farmakologis, pendekatan nonfarmakologis seperti terapi komplementer mulai banyak digunakan dalam praktik keperawatan. Rendam kaki menggunakan air rebusan jahe diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti gingerol yang bersifat vasodilator, meningkatkan sirkulasi darah, serta memberikan efek relaksasi yang berpotensi menurunkan tekanan darah. Kegiatan studi kasus ini bertujuan menganalisis pengaruh terapi rendam kaki air hangat jahe terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi. Metode kegiatan dilakukan melalui pemberian edukasi kesehatan, demonstrasi prosedur rendam kaki, serta pendampingan praktik terapi selama tiga hari berturut-turut dengan suhu air ±39°C selama 15 menit. Pengukuran tekanan darah dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan sphygmomanometer. Hasil menunjukkan adanya penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik secara bertahap setelah terapi diberikan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa rendam kaki air rebusan jahe dapat menjadi terapi komplementer sederhana, aman, dan mudah diterapkan untuk membantu pengendalian tekanan darah pada pasien hipertensi.
Copyrights © 2026