Seiring perkembangan arus globalisasi yang pesat, generasi dewasa muda kini semakin terbiasa dengan makanan luar negeri yang viral dan cepat saji, sementara warisan kuliner dalam negeri seperti kuliner Peranakan kian kurang dikenali. Untuk mempertahankan eksistensinya, diperlukan pendekatan komunikasi visual yang inovatif dan relevan dengan gaya hidup mereka, salah satunya melalui media game mobile. Penelitian ini menerapkan metode studi literatur, penyebaran kuesioner kepada 100 responden, serta analisis visual dan tematik berdasarkan preferensi target audiens. Temuan menunjukkan bahwa sebagian besar responden belum sepenuhnya memahami kuliner Peranakan secara akurat. Oleh karena itu, konsep game yang dirancang menghadirkan karakter antropomorfik dengan personifikasi berbasis hidangan Peranakan dan bahan-bahan mentah sebagai tokoh antagonis dengan visual bertema fantasi, guna meningkatkan daya tarik sekaligus memperluas wawasan budaya pemain mengenai kuliner Peranakan Indonesia. Perancangan game mobile ini diharapkan dapat menjadi alternatif media edukatif yang menarik, inovatif, dan menyenangkan, serta berkontribusi dalam memperkenalkan dan melestarikan kuliner Tionghoa Peranakan Indonesia melalui pendekatan yang kreatif dan imajinatif.
Copyrights © 2026